Banser yg Bertemu KH. Hasyim As’ari

Sumber : Muhammad Aun Dirosatul Ula di Sulang – Rembang
Sabtu, 16/02/2019

Pada suatu ketika diadakannya Diklatsar Banser di suatu daerah luar Jawa

Ada ratusan yg mengikuti kegiatan Diklatsar yg di laksanakan oleh GP Ansor yg selalu di awali di hari Jumat setelah sholat Jumatan sampai pembaiatan di Ahad malam

Namun yg menarik disini adalah ada salah satu calon peserta Diklatsar tsb yg datangnya telat yaitu pada sabtu paginya dia naik sepedah motor butut miliknya, dia berangkat dari rumah pada hari Jumat setelah jumatan karena jarak dari rumah kelokasi Diklatsar sangat jauh harus melintasi hutan belantara yg luas dan perjalanan yg panjang

Waktu sudah sore setelah melaksanakan sholat ashar sebelum perjalanan memasuki hutan. Diapun melanjutkan perjalanannya dgn sepedah motor bututnya, Ditengah2 hutan belantara sepedah motornya masuk tergelincir di selokan pinggir jalan

Dia seorang diri tidak bisa mengangkat sepedah motornya yg masuk selokan tadi
Akhirnya diapun menunggu pengguna jalan yg lewat. Sampai fajar tiba dia menunggu orang yg lewat melintasi jalanan tersebut untuk dimintai tolong membantu mengangkat sepedah motornya

Namun yg aneh tiba2 ada seorang laki2 sepuh berjalan kaki dgn tongkat ditangannya datang menghampirinya

Laki2 sepuh tadi bertanya :
Kakek : Kamu mau pergi kemana Nak?
Pemuda : Saya mau pergi mengikuti kegiatan Diklatsar Kek…
Kakek : Diklatsar itu apa?
Pemuda : Diklatsar itu pelatihan prajurit NU kek…
Kakek : Sepedah kamu kenapa?
Pemuda : Terperosok ke selokan kek…
Kakek : Baik saya bantu

Tiba2 kakek tersebut membantu mengangkat dan menarik sepedah motor pemuda itu dan akhirnya sepedah motornya sudah berada dijalanan. Lalu Kakek itu berpesan :

Kakek : Nak, silahkan lanjutkan perjalananmu menjadi Banser NU. Dengan begitu kamu akan menjadi Santri para Ulama’ pendiri NU. Jadilah Santri yg patuh dan taat pada kyai2mu
Pemuda : Insyallah Kek, Terima kasih sudah dibantu

Setelah kejadian fajar itu, sampailah pemuda itu ditempat Diklatsar Banser. Dia mengikuti disetiap semua Materi yg di berikan oleh para Instruktur dan Senior2nya

Tibalah materi Rihlah (Silaturrohmi ke rumah Kyai daerah tsb), Pemuda itu dan ratusan peserta lainnya masuk ke dalam Rumah sang kyai

Pemuda itu melihat Photo berukuran besar di dinding ruang tamu sang kyai itu. Dia bertanya kepada salah satu Instruktur

Pemuda : Wajah laki2 sepuh di photo itu siapa?
Instruktur : Dia adalah KH. Hasyim Asy’ari pendiri Jam’iyyah Nahdlotul Ulama’ (NU)
Pemuda : Masyallah…!!!

Seketika pemuda itu bercucuran meneteskan air mata karena Haru, Bangga dan Heran

Pemuda : Masyallah, Laki2 sepuh itulah yg menolong saya ketika Sepedah motor saya tergelincir di selokan jalanan tengah hutan belantara saat perjalanan saya mengikuti Diklatsar ini
Instruktur : Masyallah, benarkah
Pemuda : Benar, ternyata beliau adalah Mbah Hasyim yg menolong saya Masyaallah
Instruktur : Alhamdulillah, kamu ternyata salah satu dari kami yg mendapatkan Karomah Beliau

Akhirnya pemuda tersebut semakin mantab dalam mengikuti Diklatsar dan menjadi Banser yg tangguh militansinya

Semoga kita semua tetap tangguh untuk menjadi Santri NU.
Kepada Beliau para Pendiri dan Ulama’ NU Alfatihah … Aamiin

Penulis : Mohammad Thoyib

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *