Komunitas RBM Desa Gunungtanjung Jangkau Anak Disablitas dengan Membentuk FKKAD

Tasikmalaya, NU Tasik Online – Komunitas Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) dan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (LAKPESDAM) PC NU Kota Tasikmalaya bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Desa Gunungtanjung membentuk komunitas FKKAD (Forum Komunikasi Keluarga Anak Disabilitas), Selasa (04/08/2020).

Sebanyak 25 orang peserta hadir, mereka terdiri dari orang tua, anak dengan disabilitas, pengurus RBM, dan Tokoh Masyarakat Desa Gunungtanjung.

Pengurus LAKPESDAM NU Kota Tasikmalaya, Rina Marlina mengatakan pembentukan FKKAD ini merupakan rangkaian kegiatan ikhtiar untuk menjangkau anak disabilitas di Desa Gunungtanjung.

“Dulu fokus kita pembentukan FKKAD di tingkat kelurahan/desa di wilayah Tasik tengah. Saat ini kita coba bergeser ke Zona Tasik Timur. Hal ini merupakan masukan dari para orang tua AdD di Desa Gunungtanjung”, ujarnya.

Rina melanjutkan, LAKPESDAM dan RBM akan terus mengawal komunitas FKKAD yang telah dibentuk.

“Selain mengadakan layanan secara rutin, komunitas ini juga akan di tingkatkan kemampuan dalam mengelola organisasi serta menyediakan ruang belajar tentang pola asuh AdD”, katanya.

Sementara itu, Pengurus RBM Desa Gunungtanjung, Kania Dewi mengaku bahagia di Desa Gunungtanjung telah terbentuk RBM dan FKKAD.

“Dengan dibentuknya FKKAD, kedepan orang tua anak dengan disabilitas bisa bertukar fikiran, berbagi pengalaman dalam memberikan pengasuhan kepada anak”. ujarnya.

Ia berharap pengurus FKKAD yang sudah dibentuk tetap solid dan inovatif dalam membuat program.

“Harapannya kedepan kami bisa membuka akses pendidikan inklusi dan sanggar anak di Desa Gunungtanjung”, pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *