Kopri PC PMII Kota Tasikmalaya Gelar Sekolah Kader Kopri Se-Jawa Barat

 

Tasikmalaya, NU Tasik Online – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Cabang Kota Tasikmalaya menggelar Sekolah Kader Kopri (SKK) Se-Jawa . Sekolah Kader Kopri ini  digelar untuk pertama kalinya, pada hari Senin-Kamis, 5-8 April 2021.

Kegiatan ini di laksanakan di  Gedung PGRI Jl. Ir. H Djuanda Kota Tasikmalaya dengan mengusung tema ‘’Resolusi Gerakan Perempuan Yang Berdaya Guna Serta Melek Terhadap Isu-Isu Keperempuanan dan Anak Daerah Sebagai Implementasi Dari Peran KOPRI ’’.

Ketua pelaksana Sahabati Intan mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kader putri di PMII yang Ulul Albab dan  membentuk kader putri di PMII yang sadar secara pemikiran serta  tindakan dalam upaya menciptakan tatanan sosial masyarakat yang lebih egaliter.

SKK ini diharapkan kader putri di PMII siap merespon terhadap permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan perempuan dalam skala daerah maupun nasional, ” saya berharap pasca kegiatan ini kader kader mujahid KOPRI yang intelektual,kompeten dan berdaya saing serta melek isu isu  yang berkaitan dengan perempuan,”  Ujarnya.

Sementara itu, Ketua Korp PC PMII Kota Tasikmalaya, Novia Nurzakiah L mengatakan, tujuan SKK ini supaya bisa memfasilitasi kader-kader putri di PMII yang memang ingin melaksanakan jenjang kaderisasi formal SKK dan besar harapannya dengan diadakannya SKK ini bisa menstimulus KOPRI untuk bisa menuntaskan kaderisasi formalnya.

Yang paling penting KOPRI menyadari bahwasannya selain dari kaderisasi yang harus ditempuh tapi kebermanfaatan KOPRI pasca melaksanakan kaderisasi dan harus bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam sosial masyarakat atau ranah-ranah public, ekonomi, politik dan sebagainya. Terlebih dalam hal mengenai Isu-isu gender dan keperempuanan, pungkasnya.

Sekolah kader kopri ini di ikuti dari delegasi cabang PMII di beberapa Kota/Kabupaten  di Jawabarat, diantaranya Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan lainnya. Salah satu peserta SKK Sri Rahayu asal Cabang Sukabumi, berharap pasca kegiatan ini bisa lebih faham mengenai gender dan bisa mengaplikasikan di kehidupan dan membuat perubahan.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *