Memperkuat Ideologi, PMII Kab Tasikmalaya Gelar Sekolah Aswaja Se-Priangan Timur

NU Tasik Online – Kabupaten Tasikmalaya, PC PMII Kabupaten Tasikmalaya kembali menyelenggarakan Sekolah Aswaja Se-Priangan Timur, dengan mengusung tema “Reformulasi ASWAJA Asy’ariah Wal Maturidiah Sebagai Manhaj Al-Fiqr, Manhaj Al Harokah dan Manhaj Al-Amal”. Acara ini dibuka secara resmi oleh Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII di Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya,Jumat(18/12).

Ketua Panitia Sekolah Aswaja, Itmam Muhajir mengatakan, jumlah Peserta yang mengikuti Sekolah Aswaja sebanyak 55 orang. Ini adalah peserta yang didelegasikan dari setiap PC PMII yang tersebar di Periangan timur dan dari Pengurus Rayon yang tersebar di Kabupaten.

“Mereka adalah delegasi dari PC PMII Garut, PC PMII Kota Tasikmalaya, Pengurus Komisariat yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, seperti PK PMII STTC, PK PMII STIEC, PK PMII IAIC dan PK PMII IAILM Suryalaya. Serta delegasi dari Berbagai Pengurus Rayon yang tersebar di Kabupaten Tasikmalaya,“ Ungkapnya.

Ketua PC PMII Kabupaten Tasikmalaya, Zam-zam Multazam dalam sambutannya mengatakan Sekolah Aswaja di PC PMII Kabupaten Tasikmalaya sekarang ini bukan yang pertama kalinya, kepengurusan PC PMII sebelumnya pada tahun 2014 pernah menyelenggarakan kegiatan serupa.

“Acara ini dilatarbelakangi karena banyaknya orang yang mengaku berfaham Aswaja, tetapi tidak sejalan dengan nilai dan ajaran yang kami dapatkan dari guru-guru kami di Nahdlatul Ulama. Sehingga kami beserta Pengurus Cabang ingin mereformulasi Aswaja Asy’ariah wal Maturidiah terlebih sebagai Metodologi berpikir, bergerak dan berperilaku, inilah Alasan kami menyelenggarakan kembali Sekolah Aswaja ini,” katanya.

Sementara itu, Mabincab PC PMII Kabupaten Tasikmalaya H Muhammad Zen mengatakan sudah sepatutnya para pemuda Nahdlatul Ulama memberikan perubahan dan menjadi pelopor penggerak Aswaja disetiap wilayahnya masing-masing.

“Kami sangat mengapresiasi acara yang diselenggarakan oleh PC PMII Kabupaten Tasikmalaya yang sekarang diketuai oleh Sahabat Zam zam Multazam, karena kita tau sendiri di Priangan Timur, terkhusus di Kabupaten Tasikmalaya, pergerakan kaum kaum sebelah sangat senyap sekali, kalau dalam istilah Bahasa Sundanya Tiis tiis Jahe,” Ungkap Pria yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya ini

“Inysa alloh saya dari peribadi maupun secara kelembagaan siap membantu. Karena sudah sepatutnya para pemuda Nahdlatul Ulama memberikan perubahan dan menjadi pelopor penggerak Aswaja disetiap wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.

Pewarta : Ilham Abdul Jabar

Editor : Sisca Sukmawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *